Pusing (Sebuah Puisi)
Oleh Uwan Urwan Kepalaku menggelinjang seperti sedang kiamat Mataku mulai berputar kemudian tumbuh kabut di dalamnya Berharap hujan dan petir menyeringai Diikuti kakiku yang sempoyongan, Rambutku ikut terhuyung-huyung menjelma menjadi seorang gadis yang kehilangan bapaknya Sementara bapaknya telah tersembur laba kemarahan para iblis yang berteriak, "Merdeka!" Tubuhku ambruk. Situbondo, 5 Januari 2024